Linux Mint, Tampilan Mirip Windows Cocok Untuk Pemula

0
210
Linux Mint Cinnamon 19.2 Tessa

Rekomendasi sistem operasi Linux yang cocok untuk pemula jatuh kepada Linux Mint. Mengapa demikian? Hal ini dikarenakan sistem operasi ini memberikan pengalaman yang baik bagi para penggunanya. Seperti tampilan antarmukanya yang sangat mirip dengan Windows, penginstalan aplikasi software yang terbilang mudah hingga problem solving yang sangat mudah ditemukan di Internet apabila menjumpai bug (ini pasti sih menemukan bug, justru mencari cara memperbaiki bug tersebut yang membuat makin c1nt4 dengan sistem operasi Linux ini). Mari simak penjelasan lebih lengkapnya di bawah ini.

Ada beberapa faktor pendukung yang mempengaruhi Saya menulis artikel tentang Linux yang cocok untuk pemula, yaitu Linux Mint. Salah satunya dikarenakan tampilan / interface nya yang tidak jauh berbeda dengan sistem operasi fenomenal di lingkup komputer dan laptop yakni Windows.

Linux Mint merupakan distro turunan dari OS Ubuntu. Dan sistem operasi desktop Ubuntu merupakan versi yang populer digunakan dikalangan Desktop Linux User. Sehingga pada saat sedang menggunakan sistem operasi ini kemudian menemukan serangga / bug baik di Linux Mint maupun Ubuntu itu sendiri maka Anda dapat dengan mudah mencari solusinya di Internet. Karena sistem operasi salah satu sistem operasi yang paling banyak digunakan, sehingga laporan – laporan bug dan SOLUSI dari permasalahan yang ada kebanyakan dibahas di forum – forum komunitas yang bertebaran di Internet.

Berikut 3 alasan mengapa Anda harus mencoba Linux Mint

Linux Mint Cinnamon 19.2 Tessa

1. Tampilan yang Mirip dengan Windows

Sekilas tampilan antarmuka Linux Mint mirip dengan Windows. Hal itu mungkin saja sengaja didesain oleh developer yang bertujuan membuat pengguna baru Linux Mint merasa masih seperti menggunakan sistem operasi Windows. Dikarenakan penempatan tata letak panel, start menu, tampilan desktopnya, files manager nya yang mirip banget dengan Windows.

Baca juga:  Apa itu NPWP? Dan Syarat-syarat Membuat NPWP

Perlu diketahui, tampilan screenshot diatas telah mengalami perubahan kustomisasi tema sehingga tampilannya agak sedikit berbeda dengan fresh install nya. Tentu saja Anda dapat dengan mudah mengganti tema sesuai selera yang diinginkan.

Desktop Environment (DE)

Dalam sistem operasi Linux Mint terdapat yang namanya Desktop Environment (DE). Desktop environment merupakan bagian yang berbeda dari satu sistem operasi. Desktop environment sendiri merupakan bagian yang menampilkan graphic user interface (GUI) atau command line interface (CLI) secara singkat GUI merupakan bagian yang memproses suatu perintah dengan menggunakan tampilan / graphic seperti halnya di Windows ketika ingin membuka file atau aplikasi tinggal “klik” saja , sedangkan CLI dengan menggunakan perintah baris antarmuka, simpelnya dengan mengetik seperti yang ada pada Windows menggunakan command prompt.

Bagian – bagian dari desktop environment berbasis GUI ini banyak macamnya seperti start menu, panel, terminal, file manager, desklet (widget) dan lain sebagainya. Dalam sistem operasi suatu GNU/Linux Anda dapat menginstall lebih dari satu desktop environment. Dan desktop environment sangat banyak macamnya. OS Linux Mint sendiri memiliki tiga official desktop environment yang ditawarkan, yaitu : 1). Cinnamon; 2). Mate dan 3). XFCE. Dan yang paling populer digunakan adalah versi Cinnamon, desktop environment Cinnamon ini merupakan buah hasil pengembangan dari pihak Linux Mint sendiri, sehingga berpotensi mendapat optimalisasi yang lebih baik. Tidak juga dibilang jelek desktop environment lain selain Cinnamon, semua tergantung kebutuhan dan minat dari pengguna.

Baca juga:  Ayo Lirik Rekomendasi 4 Power Bank Mantap 2018 Versi HobyBaca

Desktop environment Cinnamon didesain untuk pengguna yang ingin mendapat tampilan desktop yang lebih modern, kaya fitur dan kustomisasi, untuk XFCE diperuntukkan untuk pengguna yang memiliki spesifikasi old hardware dan tidak terlalu mementingkan tampilan yang penting langsung to the point (ringan dan stabil). Sedangkan untuk DE Mate, lebih ke stabil dan cepat, lebih stabil Mate ketimbang Cinnamon. Sehingga pada akhirnya selera memilih DE kembali kepilihan pengguna masing – masing.

2. Mendapat Dukungan Pemeliharaan Dari Pihak Developer Tiap 5 Tahun Sekali

Linux Mint mendapatkan dukungan pemeliharaan dari pihak developer tiap lima tahun sekali. Linux Mint versi terbaru yaitu Linux Mint 19.2 dengan code name Tessa mendapat support update hingga tahun 2023 nanti. Berikut kutipan yang menjelaskan bahwa tiap sistem operasi mereka mendapat update selama 5 tahun tertulis dalam official website Linuxmint.com dibawah ini.

Linux Mint 19 is a long term support release which will be supported until 2023. It comes with updated software and brings refinements and many new features to make your desktop experience more comfortable.

Dan tiap dua tahun sekali, Linux Mint merilis OS sehingga pada tahun 2020 nanti kemungkinan besar akan merilis Versi Linux Mint 20 yang akan mendapatkan support maintenance update selama 5 tahun hingga tahun 2025 nanti. Untuk versi saat ini ketika artikel ini terakhir update, adalah versi ke 19 Tessa. Jadi apabila Anda ingin tetap mendapatkan support update dari pihak developer disarankan Anda melakukan fresh install versi terbaru dari Linux Mint pada tahun 2023 nantinya.

Baca juga:  Cara Mudah Mengatasi port USB tidak bisa membaca Flashdisk

3. Banyak Usernya !

Banyaknya pengguna tidak menjadi patokan bahwa OS ini menjadi yang terbaik. Akan tetapi dampak positif banyaknya user dari Linux Mint ini adalah ketika suatu saat Kita mengalami permasalahan dari OS tersebut maka dengan mudah Kita dapat mencari solusinya karena telah banyak yang membahas permasalahan tersebut di internet. Contohnya saja masalah driver graphic card, biasanya Linux Mint telah menyiapkan driver yang cocok pada Laptop / Komputer Kita. Akan tetapi Kita ingin versi terupdatenya, sehingga Kita mencarinya di Internet dan kemudian dapat. Biasanya Kita mencari PPA (Personal Package Archive) yang menyediakan driver terupdate. Kemudian mengupdate repository, dan menginstall driver tersebut. Sesimpel itu….

Tips : Ketika ingin mencari / menanyakan permasalahan yang dialami di Internet, usahakan menggunakan bahasa Inggris karena lebih universal dan jangkauan yang luas.

Mungkin itu dulu yang dapat Saya sampaikan, lebih kurangnya mohon maaf. Mohon maaf apabila terdapat kesalahan penulisan dan makna hal itu karena Saya masih fakir ilmu dan bisa juga salah. Terimakasih telah berkunjung, silahkan berkomentar jika ada yang ingin didiskusikan….

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.